Risiko Penyebab Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian yang diakibatkan oleh kanker pada wanita di seluruh dunia. Faktor-faktor risiko yang tampaknya dapat meningkatkan kemungkinan berkembangnya kanker payudara antara lain:

– Usia di atas 40 tahun

Sekitar 60% kanker payudara terjadi pada usia 40-60 tahun. Risiko terbesar ditemukan pada wanita berusia di atas 75 tahun.

– Salah anggota keluarga yang memiliki risiko besar pada kanker payudara

Ibu atau saudara kandung wanita dalam satu keluarga yang menderita kanker payudara, umumnya akan menurunkan kepada salah satu anggota keluarga lainnya. Risiko diturunkannya kanker payudara 3 kali lebih besar untuk menderita kanker payudara.

– Menstruasi pertama kali sebelum usia 12 tahun, dan ketika menopause setelah usia 55 tahun, kehamilan pertama setelah usia 30 tahun atau belum pernah hamil.

– Tidak memiliki anak atau memiliki anak setelah usia 30 tahun

– Riwayat biopsi payudara

Setelah payudara diangkat, maka risiko terjadinya kanker pada payudara yang sehat meningkat sebesar 0,5 – 1% per tahun

– Kelebihan berat badan

– Efek samping penggunaan alat kontrasepsi

– Kebiasaan buruk minum alkohol 1-2 gelas/hari. Kandungan dalam setetes alkohol tentunya menuai risiko yang cukup besar, salah satunya kanker payudara

– Paparan bahan kimia yang mungki terdapat dalam suatu bahan makanan atau bekerja pada suatu pabrik dengan menggunakan bahan produksi yang mengandung kimia yang cukup berbahaya.

Secara garis besar, sebenarnya kelainan pada payudara dapat dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu kelainan infeksi atau peradangan maupun kelainan neoplastik (ada pertumbuhan jaringan baru pada payudara). Kelainan neoplastik sendiri dibagi menjadi dua, yaitu lesi (perubahan sel/jaringan) ganas dan jinak. Wanita yang didiagnosis dengan kelainan-kelainan payudara dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Menurut American Cancer Society tahun 2008, beberapa kelainan ini mempunyai risiko untuk berkembang menjadi kanker payudara :

– Lesi non proliferatif : kelainan ini mempunyai peluang kecil untuk berkembang menjadi kanker payudara, antara lain penyakit fibrokistik, adenosis, fibroadenoma simpleks, papiloma, radang pada payudara (mastitis), tumor jinak lainnya seperti lipoma (tumor jinak pada jaringan lemak), hemangioma.

Menurut fakta, banyak wanita yang menderita kanker payudara, berujung pada kematian. Karena kanker payudara umumnya sulit untuk terdeteksi, ketika memasuki stadium lanjut (stadium 3 atau stadium 4) barulah terlihat sel kanker ganas yang bersarang pada payudara wanita. Meski pengobatan kanker payudara telah dilakukan, namun pengobatan yang dilakukan dapat dikatakan terlambat. Karena proses pengobatan pada penyakit kanker tentunya memerlukan waktu yang cukup panjang dengan serangkaian pengobatan medis yang diberikan pada dokter ahli kanker. Oleh karenanya, kanker payudara merupakan kanker yang paling ditakuti oleh seluruh kaum wanita di seluruh dunia yang mengancam jiwa.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyebab Kanker Payudara and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.